Prancis memulai pengujian kendaraan robotik Hermione berbasis kecerdasan buatan di Angkatan Darat

Kendaraan darat tanpa awak generasi baru Hermione. X @armeedeTerre
Kendaraan darat tanpa awak generasi baru Hermione. X @armeedeTerre

Angkatan Darat Prancis memulai fase baru eksperimen di bidang robotika darat dan kecerdasan buatan (AI), dengan menguji kendaraan darat tanpa awak generasi baru Hermione di fasilitas Saint-Cyr Coëtquidan, akademi militer utama Prancis.

Inisiatif ini dikonfirmasi secara resmi oleh Angkatan Darat Prancis pada pekan ini.

+ AVTOVAZ menggelar balapan di lintasan es dengan LADA Iskra Sport pada Champions Race 2026

Uji coba tersebut merupakan bagian dari program Pendragon, yang berfokus pada integrasi sistem tempur berbasis AI ke dalam operasi militer masa depan. Menurut Angkatan Darat, tujuan dari unit tempur pertama yang dipandu AI adalah “mengantisipasi pertempuran di masa depan, sekaligus mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan efektivitas taktis.”

Dalam pernyataannya, angkatan darat menegaskan bahwa proyek ini dilaksanakan bersama dengan lembaga Kementerian Angkatan Bersenjata yang bertanggung jawab atas AI pertahanan dan mencerminkan ambisi untuk mempersiapkan negara menghadapi konflik di masa depan. Target yang ditetapkan adalah menyerahkan unit robotik operasional pertama kepada pasukan aktif pada tahun 2027.

Hermione

Latihan taktis yang mengintegrasikan robot “Hermione” H2X bertenaga listrik dan drone ACT untuk deteksi termal – April 2024. X @armeedeTerre
Latihan taktis yang mengintegrasikan robot “Hermione” H2X bertenaga listrik dan drone ACT untuk deteksi termal – April 2024. X @armeedeTerre

Hermione dikembangkan melalui kemitraan antara perusahaan Polandia P.H.U. Lechmar dan perusahaan Prancis H2X-Defense. Platform ini merupakan kendaraan darat tanpa awak beroda, modular, yang dirancang untuk melaksanakan berbagai jenis misi. Kendaraan ini memiliki kapasitas muatan standar 300 kilogram, dengan varian alternatif yang mampu membawa hingga dua ton.

Dirancang untuk beroperasi di medan tidak rata atau berat, Hermione dilengkapi penggerak semua roda dan mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 24 mil per jam (sekitar 39 km/jam). Dimensinya adalah panjang 3,3 meter, lebar 1,85 meter, dan tinggi 1,4 meter, tidak termasuk peralatan misi yang dipasang. Versi yang dipamerkan pada ajang MSPO memiliki bobot sekitar 700 kilogram dan jarak bebas ke tanah 300 milimeter.

Sistem propulsinya berbasis sel bahan bakar hidrogen yang terintegrasi dengan silinder bersertifikasi standar TPED, yang memasok tenaga ke motor listrik tipe hub berdaya 8 kW. Kendaraan ini juga dilengkapi baterai 25 kWh dan, menurut pabrikan, dapat beroperasi hingga 20 jam. Pengisian ulang hidrogen memakan waktu sekitar tiga menit, dan silinder dapat diganti di lapangan, sehingga mengurangi waktu henti operasional.

Pemilihan Hermione untuk evaluasi sejalan dengan upaya lebih luas Angkatan Darat Prancis untuk memperkenalkan robotika berbasis AI ke dalam unit manuver. Pengujian di Saint-Cyr Coëtquidan bertujuan menilai tingkat otonomi, mobilitas, kinerja energi, serta integrasi dengan jaringan komando dan kendali.

Latihan taktis yang mengintegrasikan robot “Hermione” H2X bertenaga listrik dan drone ACT untuk deteksi termal. April 2024

Program Pendragon juga mengeksplorasi penggunaan alat pendukung pengambilan keputusan berbasis AI, kerja sama antara aset berawak dan tanpa awak, serta integrasi platform robotik ke dalam formasi infanteri dan mekanis. Menurut Angkatan Darat, data yang diperoleh pada fase eksperimental ini akan menjadi penentu dalam menetapkan persyaratan unit robotik operasional pertama, yang dijadwalkan mulai bertugas pada tahun 2027.

Sumber dan gambar: Armée de Terre X @armeedeTerre | Académie militaire de Saint-Cyr Coëtquidan, X @SaintCyrCoet. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top